Posted by: icalmahdi | October 12, 2008

PERJALANAN INI…

 

Memang bosan jika kaki ini terus dibuat berjalan. Energinya telah mati. ditambah lagi ada saja yang menaruh beban baru di tengahnya. sempat mungkin tercetus sebuah memorandum kelemahan. Ragu dengan perspektif pribadi.
Memang malu untuk dirasakan..
Sudah terlalu lama berjalan. akankah terputus hanya dengan melihat diorama palsu ini.

Ada yang bilang..durasi perjalanan ini sungguh terlalu lama. Bahkan tuk dibandingkan dengan kredit umur kita..
apalagi semangat jiwa kita ikut bertaruh di lesatan perjalanannya.
Ada saja yang menggadainya dengan harga yang murah.
Kebosanan sudah mencapai treshold, ambang batas, ketika tak ada lagi yang bisa digandeng untuk berjalan bersama..
Dan.. tak tahu lagi spektrum beban ini akan dibagi ke mana..

Berjalanlah meskipun kau sedang kelelahan.
jika benar tak tertahankan.. berhentilah sejenak.! tapi tidak murni berhenti..
tanpa aksi…tanpa daya…tanpa ada yang dipikir. minimal, gejolak akal kita tak serta merta dalam kestatisan yang berkepanjangan..sel neuronnya tetap berseru, bergumam demi keberlangsungannya.. Sinaps-nya tetap bermain-main menyalurkan ambisi dan menghantarkan ke juluran otot.. untuk terus melanjutkan perjalan.

Perjalanan ini adalah tokoh utamanya.
Mancapai akhir perjalanan dan merebut kemenangan..??
Tampaknya peluang kemustahilannya hampir mencapai 100 %, atau bahkan telah mencapainya.
Pelari pertamanya sudah berhenti berabad-abad yang lalu.. Melanjut ke pemain berikutnya.. Banyak memang yang sudah berhenti..
Tapi Perjalanan ini tak berhenti..
takkan pernah..

kita akan benar-benar tidak bisa berjalan pada saatnya nanti..saat DIA berkehendak.
Perindahlah perjalanan ini, sebelum saatnya tiba. memberikan peta baru kepada pejalan kaki selanjutnya. meski kita lelah, meski kita bosan, meski kita lemah..

——————————————————————–

Kulayangkan pandangku melalui kaca jendela
Dari tempatku bersandar seiring lantun kereta
Membawa diriku melintasi tempat-tempat yang indah
Membuat isi hidupku penuh riuh dan berwarna

Perjalanan inipun kadang merampas bijak hatiku
S’kali waktupun mungkin menggoyahkan pundi cintaku
Meretaskan setiaku…menafikan engkau disana
Maafkan aku…
Cepatku kembali…

(Perjalanan Ini – Padi)


Responses

  1. Faisal kumat.

  2. @ agungfirmansyah :

    ehm.. sing penting nulis gung..
    timbangane gak nulis opo2..??
    hehe..

  3. wah lagu padi itu indah sepanjang masa…
    tapi perjalanannya itu tidak akan indah jikalau kita tidak memberikan motivasi dalamnya🙂

  4. Perjalanan ini akan terasa ringan jika kita berada dekat dengan-Nya….🙂

  5. @ aRuL :
    wah,, SObat-Padi nih..!!!
    Trims mas Arul..!!

    @ vaepink :
    Subhanallah..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: