Posted by: icalmahdi | October 5, 2008

Oleh-Oleh dari Desa

3 Hal yang bisa ku ambil saat berkunjung ke Sanak Saudara..:

 

1. Segera buat silisilah keluarga

2. Segera belajar bahasa jawa kromo (Kromo Inggil)

3. Segera mencari pacar (baca:calon) yang baik

 

Mengapa…??

Keluarga termasuk keluarga yang cukup besar dan luas. Dan tersebar Se antero daerah itu. Kakek dari keluarga besar, bagitu pula dengan Nenek. Di tambah lagi keluarga berada di “desanya desa”. Sehingga antar penduduk “menganggap” masih bersaudara satu sama lain. Ada kebingungan yang melanda jika sesorang datang, dan ku anggap “orang asing”, karena memang baru pertama kali kulihat, kemudian ibu mengatakan beliau masih dalam lingkaran keluarga ini. Dan peristiwa ini tidak terjadi 1 atau 2 kali saja.
Wah…Banyak bener..
kelihatannya silsilah sangatlah perlu. Setidaknya mengetahui peta medan penyebaran klan keluargaku di sana.

 
Jika tidak bisa bahasa jawa kromo, kemudian di ajak seseorang bicara dengan menggunakan bahasa itu, ada tiga pasal yang bisa di jadikan rujukan.
Pasal 1 : Diam dan menggunakan bahasa tubuh
Pasal 2 : Memakai bahasa Indonesia yang baik dan benar
Pasal 3 : Jika lawan bicara tidak bisa bahasa Indonesia, kembali ke pasal 1


Dari saudara yang terkunjungi, 70 % darinya selalu menanyakan pada ku, “Wis nduwe Pacar durung?” (Sudah punya pacar belum?). Ehm.. Pertanyaan klasik yang sering ditujukan pada remaja berumur 21 tahun ke atas. Maksudnya memang baik, menanyakan masa depan mungkin. Jadi, biar tidak resah, persiapkan jawaban berupa kata-kata atau persiapkan jawaban berupa seseorang (ups.. off the record)..


Responses

  1. lucu baca ini.. =D

    berbagi pengalaman ttg hal pertama : silsilah keluarga..

    alhamdulillah, di keluarga besar ayah saya, ada buku saku sekitar 60 halaman yang diperbaharui tiap 1 tahun sekali (syarat : kalo keuangan ga nyandet dan kepedulian thdp silsilah keluarga masih kuat )

    isi buku itu adalah tentang nama generasi pertama keluarga kami, berlanjut ke anak cucu, cicit dan keturunan setelahnya.. (ada fotonya juga, tapi ini fasilitas untuk yang uda meninggal n yang sepuh2 aja)

    tak sekadar nama, tapi juga alamat rumah masing2, beserta no.telp. rumah ato Hp yang bs dhub.i..

    buku saku itu dicetak dan kemudian disebar dari sanak sodara yang ada di Aceh sampe Ind. timur..
    dan tiap rumah (tiap keluarga maksudnya) dikasi 1 buku

    mungkin bs dicoba model ini..

    pas temu keluarga besar (biasanya halal bi halal H+2 lebaran, kami2 pada ngumpul n saling memperkenalkan diri dari keturunan yang mana)., maklum.. ga semua sodara saling hapal nama.. klo sodara jaooooh mah cm ketemu setaon sekali, dan yang itu pasti gampaaaang dilupain .hehe..

    klo ada sesepuh yang ga hadir, biasanya ada acara LIVE : teleconferace, biar ttp bisa ngerasain hangatnya silaturrahim..

    (sori, komennya kepanjangan.. yang namanya deskripsi, ya gini..)

  2. ah.. bersiap2 mendapat pertanyaan2 seperti itu😀

  3. TErnyata, nasibku ga jauh bedo soko awakmu.
    Cuma bedane, Keluargaku ga ono sing nggawe kromo inggil😎 . WOng isine arek Suroboyo karo kera Ngalam. Mana ada yg bisa kromo inggil.😀

    Btw, ttg kalimatmu “…ditujukan pada remaja berumur 21 tahun ke atas” .

    He…, umur 21 iku wis tuo.
    Ojo ngaku remaja!!!

  4. @ MeraLda :

    Wuih.. Keren banget tuh..
    Bisa ditiru.. Canggih juga caranya.!!

    @ aRuL :

    iya mas.. disiapin segera. hehe..

    @ agung :

    Haha.. Suroboyoan Cak..!!
    Gak papa gung 21 ke atas ku sebut remaja.
    Karena secara psikologis dapat mencegah penyakit stroke dan kepikunan..(nyambung gak seh..??)

  5. Bener sal… aku menderita kesulitan mengenali keluarga ini. Padahal semuanya rata-rata di Surabaya😐

    Jawa ? Waduh… untung kebanyakan udah tau aku kurang bisa atau lebih tepatnya tidak bisa bahasa jawa kromo inggil. Jadi biasanya di ajak bahasa Indo… atau ngoko..

    Pertanyaan yang sama : udah punya pacar ? Haduh…

  6. kadang-kadang sama sanak saudara pertanyaannya diintegral menjadi:
    “wah,maringene ono sing nduwe mantu rek,,”

    hehehe,,

    sampeyan iku iso-iso ae mass,,

    ^_^

  7. Kalo saya, ketika bertemu dengan saudara atau sedang kumpul keluarga yang ditanyakan ke saya adalah: kerja dimana sekarang?
    fiuuuh..

  8. Mohon maaf lahir dan batin.
    Mari hilangkan segala coretan di dalam hati.

    Popop
    Coretanpinggir

  9. wah, oleh-oleh na luar biasa!!stelah plg dari kampung bakal menguasai 3 pasal.hehehe

  10. @ Gyl :
    udah punya pacar..?? (Lho dijawab gyl..!!!)

    @ wawan :
    ada lagi wan, :
    “kapan ibu-mu iki nggendong cucu yo le..??”🙂

    @ Prasetyo Muchlas :
    Wah.. itu pertanyaan level selanjutnya..!

    @ coretan pinggir :
    Sama-sama..
    Mohon Maaf Lahir Batin..🙂

    @ eelham182 :
    sip..tahun depan harus bisa disiapkan..!

  11. hehe.. keluargaq mengikuti pendekatan yang sama kayak meralda..

    jgn2 aslinya satu keluarga juga.. hahahaha..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: