Posted by: icalmahdi | September 18, 2008

Obstetri.. Ginekologi… Wow..!!

 

Beda.. Cukup Beda kuliah hari ini..

Materinya Obgyn.. (bahasa awamnya ilmu kandungan)

 

Kekaguman saya :

1.   Cara penyampaiannya mantap. salut buat Dr. Hermanto T. J., dr. Sp.OG (K). Kreatif, inovatif, lumayan efektif. Ehhm.. keliatannya gak sia-sia ambil S2 bidang teknik pembelajaran.

 

2.   Subhanallah….!!  Ternyata ada mekanisme unik ketika janin masih dalam kandungan. Mekanisme yang mencerminkan sebuah keterikatan batin seorang anak dan ibu.

      Pernah merasakan mual saat hamil..???

… ternyata ada sebuah teori yang mengungkapkan proses proteksi dari janin. Saat janin merasa kurang comfort di dalam kandungan, ia memberikan sinyal kepada ummi-nya agar lebih selektif dalam mengkonsumsi makanan. Hasil dari sinyal itu adalah rasa mual (hiperemesis gravidarum). Alhasil, sang ibu harus lebih mengontrol lagi makanan yang ingin dimasukkan dalam tubuhnya. Ibu tidak sembarang memasukkan makanan. Yang bisa hanyalah mengkonsumsi zat yang sesuai dengan kondisi fisiologis bayi. Hingga sang jabang bayi merasa nyaman kembali.

(ini mungkin sebuah simulasi kesetiaan ibu dan anak sebelum melanjutkan ke fase kehidupan nantinya)

 

3.   Sang Dokter berkata , “Breaking Bad News, hanya bisa didapatkan dengan pengalaman. Anda pasti akan mengalami bagaimana menangani seorang pasien dan hasilnya adalah GAGAL. Bahkan jika anda menghadapi sebuah kematian pasien di tangan anda. Pasti akan anda tidak akan bisa tidur selama 3 hari. Bagaimana menjelaskan ke keluarganya, dan bagaimana tanggung jawab Anda sebagai tenaga medis..??”

(Wah.. Menusuk…!!!)

 


Responses

  1. waaa, tema blog kita sama.. hehehehe

  2. @arinkusayang :

    Hidup Dokter Indonesia..!!!🙂

  3. Saya pernah kena kasus nomor tiga.

    Mau nyembuhin, eh malah komputernya harus di-instal ulang.

    ~barno masio ga nyambung:mrgreen:

  4. @agungfirmansyah :

    Komputermu kasih antibiotik ae..!!
    ato jangan – jangan belum di imunisasi..!!🙂

  5. rencana ambil spesialis apa,.?

    asal jangan Obgyn ya…
    ntar dipertanyakan kebarokahan rejeki praktik dokternya…

    hihi, biaRkan akhwat Fk yang bereksperimen dengan dunia obgyn.. (walo harus menempuh stress psikis)..
    Spakat, kah?

  6. @ MeraLda :

    Tuh kan, ada aja yang menyurutkan semangat belajar Obgyn..

    Santai saja saudari Meralda, klo spesialis InsyaAllah sdh ada pilihan, tinggal mantepin aja.. dan Obgyn tidak berada di pilihan utama. Ku hanya kagum pada ilmu-nya..!!!
    (How about you..?)

  7. saya insyallah kepikiran obgyn.. (dengan komentar yang sama: Tuh kan, ada aja yang menyurutkan semangat belajar Obgyn..)

    knp hayo?
    pasalnya, banyak tante2nya alda yang awal masuk FK emang diniatin untuk ngambil Sp.OG, eh pas uda lulus malah surut niat untuk ngambil Obgyn..
    butuh orang yang tega’an (gitu kata mereka..)

    tragedi lebaran tahun ini yang mengenai adik aldi, membuat saya kepikiran cari info ttg Sp. emergency medicine..

    knp?
    Soalnya pas adek saya dilarikan ke UGD, ga tertangani dengan cepat.. Krn di UGD lagi dipenuhi korban kecelakaan mini bus, 30 orang luka2 dan 10 diantaranya tewas.

    1 hal :
    saya bener2 melihat GIMANA gentingnya UGD saat itu. banjir darah dimana2, rame keluhan isak tangis dan jeritan korban serta sanak keluarganya..
    (ini belum menyentuh KEGENTINGAN bencana nasional macem tsunami ya..)

    jadi, sempet aja kepikiran ngambil itu..

    diprediksi, dunia 15-30 tahun mendatang akan diwarnai oleh PERANG. .
    lantas, apa yang bs kita persiapkan dari sekarang?

  8. 1 lagi, bang..
    Indonesia cuma punya 2 dokter sp.emergency medicine..

    dan domisili beliau di FK brawijaya..
    miris ga tuh tnyt qt cm pny 2 dokter ahli..

    padahl Indonesia rawan bencana alam dan konflik internal..

    naH lo…

  9. American Board of Emergency Medicine (ABEM)..
    American Academy of Emergency Medicine

    pantes pas peristiwa 1109, sigap banget tenaga medis disana

    “…requires hospitals to exercise disaster plans periodically and to form disaster committees. These committees should comprise key departments within the hospital, including administration, nursing services, security, communications, laboratory, physician services (including, but not limited to, Emergency Medicine, General Surgery, and Radiology), medical records, and maintenance/engineering…”

    lengkap beneeer !!

  10. Sip..!!!
    Keren Juga Spesialis Emergency Medicine..

    Klo saya tertarik, berarti di Indonesia ada 4 dokter donk..!!! hehe..

    tapi di Indo program spesialisnya di mana?? di UniBraw ada??

    Oke.., mari kejar mimpi-mimpi kita..
    cz.. “Mimpi adalah kunci untuk menaklukan dunia”
    (masih terbawa hawa film LP nih..)

  11. di FKUB blm ada program spesialis macam itu. masa dosennya cm 2 orang.. ga lucu lah!
    berguru mah langsung ma ahlinya dinegeri sono ntuh.. sono..

    paling deket dari indo untuk ngambil sp. Emergency medicine adalah : singapura..

    selebihnya adalah di negara2 maju dgn teknologi dan alat2 yang canggih.. , serta sistem keamanan yang baik dan TIM yang solid.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: