Posted by: icalmahdi | August 26, 2008

Sholat Subuh Penutup Final EURO 2008

             

 

 Kisah ini terjadi pada pagi hari di mana malamnya terdapat pertandingan siaran langsung final EURO 2008. Dan selamat pada Spanyol yang saat itu mengalahkan Jerman dan berhak menjadi yang nomor satu di perhelatan sepak bola terbesar kedua setelah Piala Dunia. Tapi bukan itu kisah menariknya. Yang membuat diri ini kagum adalah apa yang terjadi pagi harinya sesaat setelah sholat subuh berakhir.

 

               Semalam untuk menikmati sang pertandingan, ku harus bangun jam 1-an. Itupun sebelumnya hanya tidur beberapa jam saja. Agak ngantuk-ngantuk memang, ku pergi menjalanankan rutinitas harian subuhan. Surat yang dibaca imam pun terdengar remang-remang di telinga. Setelah salam, ku tak ingat berapa kali dzikir yang diulang. Setelah selesai, kuberjalan pulang ke rumah. Dan saat yang bersamaan, ada seorang lelaki yang sebelumnya juga ikut jamaah sholat. Berjalan bersamaku dan bertanya.

“Mas, tadi sampeyan lihat final Euro?..Kata lelaki itu padaku. “oh, iya mas, saya lihat.”

“Berapa skor-nya?” langsung disambutnya lagi.

                Belum kujawab pertanyaannya. Karena ada pertanyaan yang muncul dalam hati. Wah sayang  sekali lelaki ini. Peristiwa yang besar koq dilewatkan begitu saja. Memang tidak sekelas Piala Dunia, tapi gengsinya pun juga sayang sekali jika terlewatkan. Apalagi bagi penikmat hobi bola. Kenapa lelaki ini melewatkannya.

“Spanyol menang mas. Skornya 1-0” tuturku. Langsung saja kusambut dengan pertanyaan,

“Mas nggak liat pertandingannya??”.

“Iya, saya tadi ketiduran. Soalnya sebelumnya saya badmintonan dulu sampai malam. Pengennya lihat sih. Pengen tidur sebentar, eh malah kelewatan.”

 

Sekali lagi, ada perasaan yang disayangkan bagiku. Ternyata karena ia tidak menyaksikan pertandingan karena ketiduran.

 

            Tapi setelah kupikir lebih dalam, justru ada kekaguman yang ku temui. Lelaki itu memang melewatkan agenda besar final Euro 2008. Tapi lelaki itu tidak melewatkan aktivitas wajibnya. Yakni sholat Subuh. Berjamaah di Masjid lagi. Wow.. Ketika yang lainnya mungkin sedang tidur terlelap dibekap sebuah guling sesaat setelah Iker Casilas dkk mengangkat trofi Piala Eropa, lelaki itu merelakan untuk tidak melihatnya. Namun ia tidak rela jika meninggalkan sholat Subuhnya.

“Siapa mas Spanyol yang nge-golkan?” lanjut lelaki itu

           “Fernando Torres” jawabku.


Responses

  1. Yah, sakjane jurul iku ono koma’e. Utowo ditambahi kata “dan”.🙄

  2. @ Agung :

    Afirmative..

  3. pendukung spanyol juga nich?😀

  4. @ yuda harja :

    Benernya nggak mas., saya tifosi-nya John Terry dkk.. Tapi yah nasib, gak masuk EURO..😦


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: